Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Cuti Bersama Ditambah, Komisi II: Bukan Tidak Mungkin Kebijakan Diambil Tanpa Pertimbangan Matang

RABU, 11 MARET 2020 | 03:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah melakukan revisi hari libur nasional tahun 2020 dengan penambahan empat hari cuti bersama.

Keputusan itu diambil dalam rapat di Kemenko PMK, Jakarta, Senin (9/3). Tambahan 4 hari Cuti Bersama yaitu di tanggal 28-29 Mei, 21 Agustus, dan 30 Oktober.

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera memandang miris kebijakan tersebut. Pasalnya, kebijakan yang diambil di tengah jalan ini, mencerminkan buruknya perencanaan pemerintah.


"Bukan tidak mungkin, pertimbangan yang diambil tidak matang dan berubah lagi dikemudian hari," ujar Mardani kepada wartawan, Selasa (10/3).

Mardani mengingatkan Presiden Jokowi, bahwa negara adalah rangkaian gerbong panjang yang tidak bisa berubah dengan mendadak.

"Perubahan sekecil apapun apa lagi mendadak, dapat membuat rakyat yang berperan sebagai penumpang dalam gerbong pembangunan akan oleng," katanya.

Kalaupun penambahan cuti bersama ditujukan untuk meningkatkan perekonomian. Politisi PKS ini meminta pemerintah menjelaskan seberapa besar dampaknya.

"Pemerintah perlu membuka seluas-luasnya kajian ini kepada publik. Jika alasannya ekonomi, berapa rangsangan pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan? Ini harus detail," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya