Berita

Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

PAN: Waktunya Indonesia Buktikan Bisa Tangani Virus Corona

RABU, 11 MARET 2020 | 00:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jumlah kasus positif terinfeksi virus corona baru (Covid-19) di Indonesia kembali bertambah.

Diungkapkan oleh Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, jumlah kasus tambahan sebanyak 8 orang dan total 27 kasus terjadi.

Bertambahnya kasus corona di Indonesia, menjadi keprihatinan tersendiri bagi anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay.


"Saya merasa prihatin dengan bertambahnya jumlah yang positif terinfeksi corona. Ini menandakan bahwa virus ini masih mengkhawatirkan," ujar Saleh kepada wartawan, Selasa (10/3).

Saleh Daulay meminta pemerintah serius dalam menangani corona. Hal ini juga sebagai pembuktian saat pemerintah sesumbar sudah siap jika wabah yang bermula dari China itu masuk ke Indonesia.

“Pemerintah jauh hari menyebut bahwa Indonesia sangat siap. Meski banyak negara yang meragukan kemampuan kita, inilah saatnya kita menunjukkan bahwa Indonesia benar-benar siap dan mampu," jelasnya.

Lanjut politisi PAN ini, pemerintah tidak perlu berkecil hati. Pasalnya, Indonesia pernah berhasil menangani wabah virus flu burung.

"Dulu, waktu menangani flu burung, Indonesia bisa. Kala itu, banyak yang mengapresiasi," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya