Berita

Italia/Net

Dunia

Curahan Hati Warga Singapura Di Italia: Saya Dipanggil Virus

SELASA, 10 MARET 2020 | 15:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang warga Singapura yang tinggal di Florence, Italia mengungkapkan pengalaman pahit di tengah wabah virus corona baru (Covid-19).

James Khoo, warga Singapura berusia 32 tahun mengungkapkan kekhawatirannya ketika saat ini Italia menerapkan karantina secara nasional untuk menanggapi wabah corona.

"Ada banyak kegelisahan yang terjadi di Florence," ujar Khoo.


Menurut Khoo, dengan pemberlakuan karantina nasional, ia khawatir tingkat rasise terhadap orang-orang Asia semakin meningkat. Mengingat virus corona pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

"Saya sangat takut tentang rasisme terhadap orang-orang Asia dan itu semakin tegang," katanya.

"Saya dipanggil 'virus' di jalan oleh beberapa turis (berbahasa Prancis)," tambahnya.

Meskipun merasa jengkel, namun Khoo sendiri lebih khawatir dengan kondisinya di mana pasokan logistiknya semakin menipis.

Walaupun menderita diabetes, Khoo juga telah membatalkan janji temu dengan dokter karena khawatir akan membayar lebih untuk pemeriksaan.

"Jika Anda pergi ke apotek, Anda tidak dapat menemukan masker bedah dan beberapa supermarket telah kehabisan peralatan mandi," katanya.

"Saya pergi ke setiap apotek di kota, di pusat kota dan di pinggiran kota." ungkap Khoo kepada Channel News Asia.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte sendiri mengumumkan pemberlakuan karantina nasional pada Senin (9/3). Keputusan tersebut berlaku dari Selasa (10/3) hingga 3 April.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya