Berita

Indonesia milenial deklarasi Erick Thohir-Bahlil Capres 2024/Istimewa

Politik

Mengejutkan, Erick-Bahlil Dideklarasikan Sebagai Capres-Cawapres 2024

SENIN, 09 MARET 2020 | 22:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelaran pemilihan presiden dan wakil presiden 2024 terhitung masih jauh lantaran pemerintahan 2019-2024 belum genap satu tahun bekerja.

Namun demikian, sejumlah nama sudah mulai dijagokan untuk bertarung di pesta demokrasi lima tahunan itu. Sebut saja ada nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hingga Wakil Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dijagokan untuk bertarung.

Akan tetapi, muncul sosok baru yang dijagokan oleh kelompok milenial yang tergabung dalam Indonesia Milenial Fest (IMF). Di luar dari nama yang beredar, mereka justru mendeklarasikan dukungan kepada Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia sebagai pasangan Capres-Cawapres 2024-2029.


Erick diketahui saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN, sedangkan Bahlil berstatus Kepala BKPM.

Jurubicara IMF, Imam Rahmatullah menilai, dukungan tersebut diberikan karena keduanya dianggap mumpuni untuk memimpin Indonesia ke depan.

"Dua tokoh muda ini memiliki profesionalitas, kapabilitas yang mumpuni," kata Imam saat deklarasi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (9/3).

Meski belum lama menduduki posisinya masing-masing, keduanya dinilai telah melakukan beragam gebrakan sejak masuk dan dilantik di Kabinet Indonesia Maju 23 Oktober 2019 silam.

"Sejak dilantik jadi menteri, kita sering mendengarkan gebrakan Erick. Sebab itu, kami tertarik bahwa dua tokoh ini tidak boleh luput dari pencapresan 2024," urainya.

Dijelaskan, kasus Asabri, Garuda Indonesia dan beberapa lainnya yang mencuat dalam beberapa bulan ke belakang perlu menjadi perhatian bagi partai politik untuk mengusung keduanya. IMF pun mengklaim telah melakukan profiling terhadap sejumlah tokoh yang juga masuk dalam bursa capres-cawapres 2024.

"Tapi ketika di-compare jauh kapasitasnya dengan Erick dan Bahlil," pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya