Berita

Perdana Menteri Boris Johnson/Net

Dunia

Penyebaran Virus Kian Massif, PM Boris Johnson Pimpin Pertemuan Darurat

SENIN, 09 MARET 2020 | 16:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, memimpin pertemuan darurat untuk membahas langkah-langkah yang lebih ketat guna membatasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

"Jumlah kasus virus corona terus meningkat di Inggris dan di seluruh dunia. Kami siap dan akan terus membuat keputusan untuk melindungi publik berdasarkan saran ilmiah terbaru," ujar Johnson pada Senin (9/3).

Sejauh ini, Inggris sendiri melaporkan 278 kasus corona dengan tiga orang meninggal dunia. Sementara itu, pengecer terbesar di Inggris, Tesco, mulai membatasi pembelian produk-produk seperti hand sanitizer, tisu, pasta kering, dan susu.


Hal itu dikarenakan beberapa rak supermarket di Inggris untuk toilet hingga barang-barang pembersih lainnya sudah kosong.

Kelompok ilmiah di Inggris sendiri sepakat pada pekan lalu bahwa virus kemungkinan akan menyebar secara signifikan. Kendati begitu, Menteri Kebudayaan Inggris, Oliver Dowden mengaku tidak berencana untuk menutup museum, galeri seni, maupun ruang konser guna membatasi penyebaran virus.

"Kami tidak berada di dekat panggung semacam itu. Tidak ada alasan bagi orang untuk tidak menghadiri acara seperti itu atau membatalkannya pada tahap ini, tetapi kami tetap mengkaji," ujar Dowden seperti dimuat Channel News Asia.

"Kami yakin bahwa supermarket memiliki rantai pasokan yang diperlukan untuk menjaga rak tetap ada," lanjutnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya