Berita

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda serta jajaran sosialisasi gerakan cuci tangan sempurna/Istimewa

Kesehatan

Sosialisasi Cuci Tangan Lewat TikTok, Khofifah: Jangan Jadikan Corona Sebagai Monster

MINGGU, 08 MARET 2020 | 18:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona baru atau Covid-19 di Jawa Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar kegiatan gerakan #JatimSehat di Monumen Polri, Jalan Raya Darmo, Surabaya, Minggu (8/3).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa; Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan; Pangdam V Brawijaya, Mayjen Wisnoe PB dan jajaran jajaran. Mereka kompak mencontohkan gerakan mencuci tangan yang bersih dan benar.

Menariknya, gerakan mencuci tangan enam langkah sesuai anjuran kesehatan ini diiringi dengan musik ala TikTok yang saat ini sedang digandrungi penggemar media sosial.


Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, wabah corona kini menjadi perhatian serius dan memengaruhi pertumbuhan ekonomi di berbagai negara. Hal itu pula yang mendasari pemerintah melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ada juga pakar yang melakukan koreksi pertumbuhan ekonomi regional,” kata Khofifah.

Tak hanya di sektor ekonomi, virus yang mencuat pertama kali di Wuhan, China ini juga telah membuat panik masyarakat tanah air hingga berujung panic buying yang juga terjadi di Surabaya.

“Kita ingin masyarakat Jatim tidak melakukan panic buying seperti aksi borong apa saja. Jangan menjadikan virus corona sebagai monster yang menyebabkan fear effect,” sambungnya.

Oleh karenanya, gerakan cuci tangan #JatimSehat juga disisipi sosialisasi tentang virus corona, hingga cara penyebaran dan pencegahannya.

“Masyarakat Jatim harus mendapatkan informasi yang cukup dan komprehensif. Karena itu bersama Forkopimda Jatim bersatu menyampaikan pesan Jatim Sehat,” lanjut Gubernur peremuan pertama di Jatim ini.

Berkoordinasi dengan Dr Sudarsono dr SpP(K), Khofifah menegaskan, pemaiakan masker tidak diwajibkan bagi orang yang sehat melainkan untuk orang yang sakit dan tenaga medis yang sedang merawat pasien. Untuk itu masyarakat perlu mengetahui bahwa cara termudah menghindari penularan virus yakni dengan mencuci tangan.

“Jika gerakan mencuci tangan melalui TikTok bisa diviralkan, akan menjadi pembelajaran yang sangat baik. Itu bukan hanya untuk masyarakat Jatim tetapi untuk seluruh masyarakat yang mengakses konten tersebut,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya