Berita

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Istana Heran Publik Menolak Ahok Jadi Kandidat Kepala Otoritas IKN

MINGGU, 08 MARET 2020 | 16:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pro kontra masuknya nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai kandidat calon Kepala Bidang Otoritas Ibukota Negara (IKN) membuat pihak istana heran.

Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, siapapu memiliki hak untuk menduduki posisi di pemerintahan.

"Anak-anak negeri yang punya prestasi (berhak menjadi Kepala Otoritas IKN)," kata Ali Mochtar Ngabalin di Upnormal Coffee Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (8/3).


Pun demikian dengan sosok mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok. Selagi Ahok memiliki leadership, managerial dan semangat kerja yang bagus, jelas Ngabalin, hal itu tak menjadi masalah.

Oleh karenanya, ia tak habis pikir dengan pihak-pihak yang menentang Ahok saat disinggung Presiden Joko Widodo menjadi salah satu kandidat Kepala Otoritas IKN.

"Nanti Bapak Presiden tunjuk Ahok menjadi CEO untuk Ibukota Negara baru, apanya yang jadi masalah?" pungkasnya.

Salah satu pihak yang menentang keras soal kemungkinan penunjukan Ahok adalah kelompok alumni 212. Mereka beralasan, Ahok tak cocok karena memiliki latarbelakang pengalaman yang berujung masalah.
Kelompok 212 bahkan mengancam akan menggelar aksi turun ke jalan jika Ahok benar-benar ditunjuk Presiden Joko Widodo mengepalai Ibukota Negara di Kalimantan Timur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya