Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Tanpa Program Konkret, Target Kemiskinan 0 Persen Seperti Mimpi Di Siang Bolong

MINGGU, 08 MARET 2020 | 06:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Target Presiden Joko Widodo untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia hingga 0 persen dianggap program yang mirip mimpi siang bolong.

Begitu kata peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/3).

Menurut Bhima, target Presiden Jokowi menghapus kemiskinan ekstrem hingga 0 persen dinilai sangat muluk lantaran saat ini kemiskinan di Indonesia berada di kerak paling bawah.


"Kemiskinan ekstrem ini ada di kerak paling bawah dan tidak cukup bagi-bagi bansos. Perlu ada perbaikan mendasar terkait fasilitas kesehatan dan yang lebih penting lagi pendidikan," ujarnya.

Selain itu, kata Bhima, persoalan kemiskinan tidak bisa diatasi dengan investasi asing. Seharusnya Presiden Jokowi lebih mendorong UMKM dan menekan kesenjangan antara kaya dan miskin.

"Jadi agak nggak nyambung juga, investasi asing disuruh masuk, tapi pingin kemiskinan ekstrem turun jadi 0 persen. Harusnya kan dorong UMKM, tekan kesenjangan aset kaya dan miskin," jelas Bhima.

"Ya ini akhirnya tanpa program yang kongkret mirip mimpi siang bolong," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya