Berita

Salamuddin Daeng/Net

Politik

Polemik Omnibus Law, Salamuddin Daeng: Jokowi Bukan Lagi Kader Partai?

MINGGU, 08 MARET 2020 | 01:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai partai pemenang Pemilu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tentu punya peran besar dalam menentukan langkah Indonesia ke depan. Terutama melalui kebijakan dan regulasi yang ditetapkan oleh para legislator di DPR.

Salah satu usulan PDIP yang cukup hangat dibicarakan adalah amandemen terbatas UUD 1945 terkait penerapan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

Direktur Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menilai usulan PDIP untuk menghidupkan GBHN merupakan terobosan hukum untuk mengatasi kekacauan over regulasi dalam sistem politik Indonesia. Usulan ini tentu sejalan dengan UUD 1945 dan Pancasila.


Meski demikian, ternyata usulan PDIP ini tidak sejalan dengan rencana yang diusung Presiden Joko Widodo, sebagai Kepala Negara yang diusung PDIP saat Pilpres 2019. Karena Jokowi justru mempunyai 'simpanan pribadi' berupa Omibus Law.

"Namun Paduka Yang Mulia Joko Widodo justru melakukan Omnibus Laws yang tidak dibenarkan dalam sistem politik dan hukum Indonesia. Langkah ini dilakukan Paduka dengan bekerja sama dengan Golkar sebagai pasukan terdepan," ucap Salamuddin Daeng, Sabtu (7/3).

Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan besar di benak pengamat ekonomi dari Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas Bung Karno ini. Terutama terkait status Jokowi sebagai sosok yang jadi kader jagoan PDIP.

"Pertanyaan besarnya adalah, apakah Paduka bukan lagi kader partai sehingga menantang apa yang menjadi visi dan misi partainya? Mohon pencerahan," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya