Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Ditanya Soal Peluang Maju Ketum Di Kongres Gerindra, Sandiaga Uno: Keputusan Ada Di Tangan Pak Prabowo

SABTU, 07 MARET 2020 | 19:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno agaknya enggan berkomentar lebih jauh saat disinggung soal rencana Kongres Partai Gerindra yang akan digelar pada Maret atau April 2020 mendatang.

Dia mengatakan, terkait Kongres Gerindra lebih baik ditanyakan kepada Jurubicara (Jubir) Partai Gerindra yang ditunjuk resmi oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.

"Saya enggak bisa ngasih statement, nanti disampaikan oleh 5 Jubir yang telah ditunjuk," ujar Sandiaga Uno kepada wartawan di The Maj Kayu Api, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3).


Tak hanya itu, saat disinggung soal apakah dirinya akan maju sebagai calon ketua umum Gerindra pada gelaran Kongres nanti, mantan pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019 lalu itu menyebut semua keputusan berada di tangan Ketua Umum saat ini yakni Prabowo Subianto.

"Posisi saya sekarang Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra. Di Gerindra ini sangat jelas kami mengikuti arah kebijakan yang diterapkan Pak Prabowo. Jadi, semua keputusan ada di tangan Pak Prabowo, baik itu Kongresnya kapan, maupun mekanismenya seperti apa," kata Sandiaga Uno.

Ia menuturkan, hingga saat ini Prabowo Subianto masih fokus membantu pertahanan negara yakni sebagai Menteri Pertahanan. Karena itulah, Sandiaga mengatakan bahwa terkait keputusan partai seluruhnya mesti berdasarkan restu Prabowo Subianto.

"Kami tunggu keputusan beliau. Saya sendiri tidak mau berandai-andai. Saya fokus menjalankan tugas beliau untuk terus berada di tengah masyarakat. Karena sekarang Gerindra bagian pemerintah, bagaimana efektivitas mempersatukan masyarakat, menggerakan ekonomi, dan membuka lapangan kerja. Dengan adanya coronavirus ini bagaimana menjaga harga bahan pokok tetap terjamin," tuturnya.

Kendati begitu, Sandiaga tidak membantah saat ditanya apakah ada dorongan terhadap dirinya dari DPC hingga DPD untuk turut meramaikan gelaran Kongres Partai Gerindra dengan menjadi bakal Caketum kelak.

"Ya dinamika itu (ada). Tapi keputusan kami kembalikan kepada Pak Prabowo. Itu yang menjadi keputusan final dari Pak Prabowo," pungkasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya