Berita

Ilustrasi

Kesehatan

Kuba Memperkenalkan Pengobatan Interferon Yang Telah Terbukti Sembuhkan Covid-19

SABTU, 07 MARET 2020 | 12:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meksiko telah menemukan ramuan untuk memerangi virus corona. Pengobatan yang disebut 'Interferon Alfa 2B' itu telah terbukti menyembuhkan lebih dari 1.500 pasien virus corona atau Covid-19.

Penemu obat 'Interferon Alfa 2B' yaitu perwakilan dari industri biomedis Kuba, mempublikasikan penemuannya dalam acara pameran di Meksiko pada 6 Maret lalu. Pameran itu bukan saja tentag industri medis Kuba, tetapi juga tentang rempah-rempah, rum, tembakau, kopi, serta sektor pertanian, pariwisata, dan energi, melansir The Mazatlan Post.

Pameran tersebut telah menarik banyak investor asing, seperti yang dikatakan Miriam Martínez Delgado, direktur Pameran dan Pameran Kamar Dagang Kuba.


Selain Interferon, di ajang pameran "Cuba in Mexico 2020” ini ada obat lain untuk mengobati diabetes dan mencegah amputasi, serta obat untuk mengobati kanker kaki, paru-paru dan prostat.

Sejauh ini diketahui bahwa  Interferon berhasil menyembuhkan lebih dari 1.500 pasien dengan Covid-19  dan merupakan salah satu dari  30 obat yang dipilih  oleh   Komisi Kesehatan Nasional  China untuk memerangi penyakit pernapasan.

"Interferon Alfa 2B memiliki peranan penting dalam pertahanan tubuh terhadap infeksi virus. Senyawa interferon adalah bagian dari sistem imun non-spesifik dan senyawa tersebut akan terinduksi pada tahap awal infeksi virus, sebelum sistem imun spesifik merespon infeksi tersebut, terang Luis Herrera Martínez, penasihat ilmiah dan komersial dari kelompok bisnis Biocubafarma.

Interferon Alfa-2B sebelumnya dikenal untuk mengobatan MERS. Kombinasi dua obat antivirus yang terdaftar di dalamnya dapat digunakan untuk mengobati virus Sidrom Pernafasan Timur Tengah (MERS), yang mengakibatkan sakit pernafasan akut pada manusia, melansir Xinhua, Selasa (10/9/2013) lalu.

Obat ini sama dengan protein alami yang dihasilkan di dalam tubuh (interferon). Diperkirakan obat ini bekerja dengan mempengaruhi fungsi atau pertumbuhan sel serta pertahanan alami tubuh (sistem kekebalan tubuh) dalam berbagai cara. Menambahkan interferon dapat membantu tubu melawan infeksi kanker ataupun virus.

Secara umum, cara kerja Interferon adalah mengganggu dan mencegah virus untuk berkembang biak, melansir laman doktersehat.

Interferon adalah protein yang dihasilkan secara alami di tubuh sebagai bagian dari sistem pertahanan alami tubuh. Interferon memberi tahu sistem kekebalan tubuh tentang keberadaan kuman atau sel kanker di tubuh Anda dan memicu sel kekebalan tubuh untuk melawan sel penjajah tersebut.

Interferon pertama kali dibuat di laboratorium pada tahun 1986 untuk mengobati jenis kanker tertentu. Obat ini termasuk salah satu perawatan paling awal yang bekerja dengan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Setelah itu Interferon juga diterima sebagai pengobatan untuk beberapa kondisi lain seperti hepatitis dan multiple sclerosis.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya