Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menyambangi Pasar Pramuka, Jakarta Timur/Istimewa

Kesehatan

Gerakan 1 Juta Masker Adalah Langkah Tepat Anies Baswedan Atasi Kegaduhan Corona

JUMAT, 06 MARET 2020 | 22:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gerak cepat Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi wabah virus corona yang sudah masuk ke Indonesia banyak menuai respons positif. Salah satunya mengenai operasi pasar untuk menjamin ketersediaan satu juta masker dengan harga terjangkau.
Diketahui, pasca pengumuman pemerintah soal adanya pasien positif virus Covid-19, masyarakat berbondong-bondong membeli beragam kebutuhan termasuk masker. Hal itu jug membuat harga masker di pasaran melonjak tajam dengan dalih kelangkaan stok.

"Kami mengapresiasi dan mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya. Operasi pasar satu juta masker untuk masyarakat sangat tepat di tengah kelangkaan masker dan tingginya harga masker," kata Sekretaris Jenderal Gema Cita, Hilman Firmansyah dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (6/3).

Di tengah situasi seperti saat ini, Gema Cita mengajak seluruh masyarakat untuk tidak panik terhadap dengan ketersediaan stok masker maupun hand sanitizer.

Di tengah situasi seperti saat ini, Gema Cita mengajak seluruh masyarakat untuk tidak panik terhadap dengan ketersediaan stok masker maupun hand sanitizer.

"Tak perlu panik karena ke depannya, stok akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat," sambungnya.

Dalam operasi pasar tersebut, stok masker yang dijual di Pasar Pramuka dibanderol dengan harga 2.500 per masker. Pembelian pun dibatasi maksimal 2 boks per orang untuk menghindari spekulan yang ingin mencari keuntungan. Pembelian juga harus disertai KTP agar data penjualan dapat langsung diketahui dan bisa dikontrol transaksinya.

Selain di Pasar Pramuka, masker murah tersebut dapat ditemukan di seluruh gerai milik Perumda Pasar Jaya yang tersebar di pasar, Kantor Walikota, Kecamatan, dan Kelurahan di Jakarta.

Penjualan di gerai-gerai tersebut akan dibatasi 2 masker per orang saat membeli dengan harga 1.950 rupiah per maskernya. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meredam adanya harga yang tidak normal terhadap penjualan masker.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya