Berita

Turki dan Yunani saling tembak gas air mata di perbatasan/Net

Dunia

Masih Soal Pengungsi, Turki Dan Yunani Saling Tembak Gas Air Mata Di Perbatasan

JUMAT, 06 MARET 2020 | 16:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Yunani dan Turki kembali terlibat ketegangan yang masih menyangkut dengan pengungsi.

Jumat dini hari (6/3), Turki menembakkan gas air mata ke arah penjaga perbatasan Yunani. Tujuannya adalah agar ribuan migran dapat masuk dengan mudah ke negara tersebut.

Alhasil, Reuters melaporkan, pasukan Yunani menggunakan meriam air berusaha untuk membubarkan para migran yang berkerumum di perbatasan. Diikuti oleh tembakkan gas air mata di sisi Turki.


"Serangan (itu) dikoordinasikan oleh drone. Terlepas dari intimidasi, serangan-serangan ini tgerjadi dari polisi Turki untuk membantu para migran melewati garis batas pagar," ujar seorang pejabat pemerintah Yunani.

Sebelumnya, Turki menyatakan tidak akan lagi menampung ribuan migran yang terjebak di perbatasan sesuai dengan kesepakatan dengan Uni Eropa pada 2016.

Upaya saling serang tembakan gas air mata juga terjadi pada Rabu (4/3) di pos perbatasan Kastanies. Turki menuding pasukan Yunani menembak mati empat migran, namun tudingan tersebut langsung ditolak oleh pihak Athena yang mengatakan Turki berusaha membantu migran menyebrangi perbatasan.

"Mengapa Turki menembakkan gas air mata ke sisi perbatasan Yunani? Yunani menembakkan gas air mata ke kami, mereka menembakkan gas air mata di kantor polisi kami di perbatasan. Kami merespons itu," ujar Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya