Berita

Ahmad Muzani/Net

Politik

Pimpinan MPR: Pemerintah Masih Butuh Peran Swasta Di Dunia Pendidikan

JUMAT, 06 MARET 2020 | 15:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tanggung jawab pendidikan sebenarnya ada di tangan negara secara penuh. Negara wajib memastikan seluruh rakyat yang ada di Indonesia mendapat pendidikan dengan baik.

Begitu kata Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani kepada wartawan, Jumat (6/3). Pernyataan serupa disampaikan Sekjen DPP Partai Gerindra itu pada acara Darul Hikam Education Conference 2020 yang membahas arah baru pendidikan Indonesia di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/3).

“Negara bertanggung jawab atas seluruh proses pendidikan di wilayah Indonesia,” ujarnya.


Namun demikian, sambung Muzani, negara masih merasa dana untuk pendidikan terbatas, sekalipun alokasi ini menjadi yang terbesar dalam porsi APBN.

Tercatat di tahun 2018 alokasi pendidikan adalah 20 persen dari APBN atau setara Rp 444 triliun rupiah. Angka ini terus bertambah di tahun berikutnya menjadi Rp 587 triliun.

Meski begitu, pemerintah masih membutuhkan bantuan dari pihak swasta untuk memiku beban pendidikan di negeri ini.

“Itulah yang kemudian dipikul lembaga pendidikan Darul Hikam, dari Muhammadiyah, Persis NU, dan semua lembaga pendidikan lainnya, karena pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama,” terangnya.

Lebih lanjut, Muzani menggarisbawahi bahwa gelontoran dana besar dari pemerintah tersebut belum tentu menjadi jaminan mutu pendidikan. Untuk itu, dia mengingatkan agar pendidikan agama digiatkan sebagai fokus utama untuk menunjang mutu pendidikan tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya