Berita

Kondisi di Korea Selatan/Net

Dunia

Tindakan Balasan, Korea Selatan Akan Karantina Semua Orang Yang Datang Dari Jepang

JUMAT, 06 MARET 2020 | 15:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah wabah virus corona (Covid-19), perseteruan Korea Selatan dan Jepang kian menjadi. Korea Selatan mengaku akan mengambil langkah timbal balik setelah Jepang memberlakukan kebijakan karantina terhadap semua orang yang datang dari negeri ginseng tersebut.

Demikian yang diungkapkan oleh kantor kepresidenan Korea Selatan pada Jumat (6/3). Atau berselang sehari sejak Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan pengumuman akan mengkarantina siapa saja yang datang dari China dan Korea Selatan selama 14 hari.

"Anggota Dewan Keamanan Nasional (NSC) setuju untuk mempertimbangkan mengambil langkah-langkah yang diperlukan berdasarkan prinsip timbal balik," ujar Cheong Wa Dae atau Gedung Biru.


Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan akan memanggil Dutabesar Jepang di Seoul untuk dimintai klarifikasi mengenai kebijakan karantina yang diumumkan oleh PM Abe. Bagi Korea Selatan kebijakan tersebut tidak rasional dan dilandasi motif lain.

"Mencatat pemerintah Jepang mengambil langkah-langkah yang tidak masuk akal tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan pemerintah kami tidak dapat dipahami," lanjut pernyataan tersebut seperti yang dimuat Yonhap.

"Sementara negara kita secara tegas berurusan dengan Covid-19 di bawah sistem karantina ilmiah dan transparan yang sangat dievaluasi oleh seluruh dunia, Jepang kehilangan kepercayaan dari komunitas internasional karena upaya ambigu dan pasif," tambahnya.

Sejak 20 Januari, Koreaa Selatan telah melaporkan memiliki hampir 6.300 kasus virus corona baru dengan 42 orang meninggal dunia.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya