Berita

Buruh perempuan FSPMI/RMOL

Politik

Buruh Perempuan Tuntut Diskriminasi Pajak Penghasilan Hingga Hilangnya Cuti Haid Dan Melahirkan

JUMAT, 06 MARET 2020 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Departemen Perempuan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Enda Suci Widyaningrum menyampaikan tuntutannya kepada pemerintah terkait Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Dalam audiensi bersama jajaran petinggi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Enda Suci Widyaningrum mengungkap materi pembicaraannya.

"Intinya kami bawa tuntutan awal kita soal RUU Omnibus Law (Ciptaker) dan tuntunan kita perempuan  yang soal PPH 21 (Pajak Penghasilan) dan kemudian kita tuntut hilangnya cuti haid, cuti melahirkan lalu eksploitasi jam kerja," ujarnya saat ditemui di Jalan Raya Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (6/3).


Enda Suci Widyaningrum menjelaskan, khusus terrkait PPH 21 yang dinyatakannya mendiskriminasi buruh, dikarenakan merendahkan perempuan. Ia mendasarkan argumennya kepada UU Perkawinan yang tidak sesuai dengan perempuan yang janda atau yang madih single.

"Jadi pajak penghasilan di dalam UU itu redaksinya begini, perempuan tidak bisa menanggung karena dari UU Perkawinan itu kepala keluarga laki-laki. Kan dinamikanya terlihat perempuan yang lebih banyak menanggung keluarga," kata Enda Suci Widyaningrum.

"Buat kita itu kan kayak merendahkan perempuan banget ya," sambungnya.

Untuk itu, Enda Suci Widyaningrum memberikan sebuah draft tuntutan kepada bidang hukum Kementerian PPPA, yang nantinya akan dibahas secara berkala secara bersama.

"Draft kita yang Omnibus Law itu pada dasarnya nanti akan dikaji bareng soal cuti haid dan cuti melahirkan," pungkas Enda Suci Widyaningrum.

Dalam aksi perempuan FSPMI hari ini, terdapat ratusan orang buruh yang hadir. Mereka diantaranya berasal dari Karawang, Tanggerang, Purwakarta, Bekasi dan juga Jabodetabek.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya