Berita

Penyerahterimaan kembali keris Pangeran Diponegoro/Net

Nusantara

Keris Pangeran Diponegoro Kembali Ke Indonesia

JUMAT, 06 MARET 2020 | 14:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keris Pangeran Diponegoro yang sampat hilang akhirnya ditemukan dan kembali ke Indonesia.

Rabu (4/3) pukul 09.00 waktu Belanda, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda mengumumkan telah mengembalikan sebilah keris Jawa yang diyakini sebagai milik Pangeran Diponegoro kepada Indonesia.

Penyerahterimaan keris bersejarah tersebut diwakilkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Inggrid van Engelshoven kepada Dutabesar Indonesia untuk Belanda, I Gusti Wesaka Puja


Keris berwarna hitam dengan ukiran berlapis emas itu ternyata selama ini menjadi koleksi Museum Volkenkunde, Leiden. Selain keris, ada juga belati dan pisau yang ikut dikembalikan.

Dilaporkan The Guardian, sebenarnya pemerintah Belanda telah berjanji selama 45 tahun untuk mengembalikan barang-barang pusaka tersebut.

Untuk itu, Belanda dan Indonesia bekerja sama untuk mencari barang-barang bersejarah tersebut selama dua tahun terakhir.

“Saya bahagia bahwa penelitian mendalam ini, yang diperkuat ahli Belanda dan Indonesia, menjelaskan bahwa ini adalah keris yang dicari-cari selama ini. Sekarang keris ini dikembalikan ke negeri asalnya, Indonesia,” ujar van Engelshoven.

Sementara itu, Atase Budaya di KBRI, Fery Iswandy, mengatakan, keris itu memang sangat penting bagi Indonesia mengingat Pangeran Diponegoro adalah pahlawan nasional.

"Keris itu sangat penting bagi Indonesia. Diponegoro adalah pahlawan nasional kita. Atribut pangeran ini menyatakan statusnya," ujar Fery.

Dalam sejarahnya, setelah Pangeran Diponegoro ditangkap oleh pasukan Belanda, keris tersebut diserahkan kepada Gubernur Hindia-Belanda, Hendrik Merkus de Kock.

Setelah itu, Kolonel Jan-Baptist Cleerens menghadiahkan keris tersebut kepada Raja Willem I pada 1831.

Keris tersebut kemudian disimpan di koleksi khusus kabinet Kerajaan Belanda atau Koninklijk Kabinet van Zeldzaamheden (KKZ).

Sayangnya, setelah KKZ ditiadakan, koleksinya tersebar ke banyak museum. Catatan informasi mengenai koleksinya pun ikut hilang.

Alhasil, meski keris Pangeran Diponegoro tersebut disimpan di Museum Volkenkunde di Leiden, tidak ada yang mengetahui informasi mengenai keris tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya