Berita

Warga Hong Kong berebut membeli masker/Net

Dunia

Jual 900 Kotak Masker Seharga Rp 1,9 Miliar, Lelaki Singapura Ini Diadili

JUMAT, 06 MARET 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Singapura mulai memberlakukan tindakan keras bagi para penimbun masker. Pelaku penimbun masker pertama di sana menghadapi sidang pada Jumat (6/3).

Daryl Cheong Zhi Yong, pria 28 tahun ini mendapatkan 16 dakwaan terkait penipuan yang melibatkan enam orang korban.

Dilaporkan Channel News Asia, Cheong didakwa setelah menipu enam korbannya dengan menjual lebih dari 900 kotak masker dengan harga 185 ribu dolar Singapura atau setara dengan Rp 1,9 miliar (Rp 10.333/dolar Singapura).


Penipuan tersebut diduga terjadi antara 10 Februari hingga 13 Februari, atau ketika wabah virus corona (Covid-19) merebak di Singapura.

Sebelumnya, Cheong hanya didakwa pada 15 Februari. Ia didakwa setelah menjual 500 karton masker dengan harga 175 ribu dolar Singapura atau Rp 1,8 miliar kepada seorang pria.

Setelah itu, beberapa korbannya bermunculan. Terbaru, tiga wanita mengaku telah mentransfer Cheong sebanyak 110 dolar Singapura (Rp 1,1 juta), 250 dolar Singapura (Rp 2,5 juta), dan 900 dolar Singapura (Rp 9,3 juta) untuk 10, 25, dan 100 kotak masker.

Selain itu, Cheong juga diduga telah berlibat dalam pembelian barang-barang pegadaian seperti emas dan jam tangan Rolex.

Wakil Jaksa Penuntut Umum, Jeremy Bin mengatakan bahwa jaksa ingin mendengar pembelaan dari terdakwa.

Cheong sendiri akan kembali menghadiri pengadilan pada 13 Maret. Jika terbukti bersalah, ia akan divonis penjara hingga 10 tahun dengan denda masing-masing untuk setiap dakwaan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya