Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gara-gara Curiga Virus Corona, Seorang Suami Nyaris Membunuh Istrinya

JUMAT, 06 MARET 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang lelaki di Kuwait nyaris menganiaya keluarganya. Ia merasa terkejut dan kesal karena sang istri melapor kepada petugas kalau ia mengidap virus corona.

Mwatana dan anaknya menghubungi polisi meminta bantuan untuk menyelamatkan mereka dari kepala keluarga yang mencoba membunuh mereka.

Mulanya, isteri dan anak Mwatana itu curiga bahwa dia terinfeksi virus Corona. Isteri dan anaknya pun memanggil ambulans untuk membawanya ke Rumah Sakit Jaber untuk  memeriksa kesehatannya.


Peristiwa itu terjadi pada Minggu pekan lalu.

Lelaki itu terkejut ketika  muncul sebuah ambulans dan tim medis yang menyatakan akan menjemputnya untuk menjalani pemeriksaan dugaan terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan sang istri yang melaporkan hal itu, melansir Rai Media.

Lelaki itu lantas mengamuk dan mengejar sang istri. Perempuan tersebut kemudian mengunci diri di dalam kamar bersama anaknya.

Sang istri kemudian menelepon polisi. Tak lama setelah itu, sejumlah polisi mendatangi rumah perempuan tersebut. Mereka lantas menenangkan pria yang tengah marah besar itu dan memanggil perempuan itu untuk mencari duduk perkara.

"Mwatana meminta bantuan kepala aparat, ia mengatakanbahwa suaminya sedang berusaha untuk membunuhnya dan putrinya, dan dia meminta petugas keamanan untuk segera datang sebelum sesuatu yang tidak dapat dibayangkan terjadi," ujar sumber kepolisian.

Sumber itu melanjutkan, “Para petugas keamanan menanggapi laporan itu dan merujuk warga tersebut ke pihak yang berwenang di Kementerian Kesehatan."

Aparat berusaha menenangkan laki-laki itu. Akhirnya diketahui bahwa semua hanya saah paham. Si laki-laki mengatakan ia baik-baik saja tidak menderita corona. Setelah dilakukan pemeriksaan akhirnya semua terungkap.

Permasalahan pun selesai. Keduanya saling minta maaf, dan sang isteri tidak jadi melaporkan suaminya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya