Berita

Masa Ikatan Muda Aktifis Nasional Indonesia (IMANI) menggelar demo di depan Kementerian BUMN/Istimewa

Nusantara

Demo BUMN, Massa Tuntut Pertamina Buka-bukaan Soal Dana CSR

KAMIS, 05 MARET 2020 | 22:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kantor Kementerian BUMN digeruduk massa yang mengatasnamakan Ikatan Muda Aktifis Nasional Indonesia (IMANI), Kamis (5/3).

Dalam aksinya, massa menuntut Menteri BUMN, Erick Thohir melakukan investigasi terkait adanya dana CSR yang dikelola Pertamina yang dinilai tidak transparan.

"Mendesak Erick Thohir untuk mengevaluasi dana CSR semua BUMN dan meminta Erick Thohir segera melakukan investigasi terkait dana CSR Pertamina," kata koordinator lapangan IMANI, Yogi.


Sebagai badan usaha pelat merah, wajib hukumnya bagi Pertamina melaporkan keuangan secara transparan. Sebab BUMN selama ini telah menjadi 'lahan basah' yang rentan dengan aksi cawe-cawe. Oleh karenanya, ia meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turut mengaudit dana CSR di Pertamina.

Diakui Yogi, tahun 2018 Pertamina menggelontorkan anggaran CSR sebesar Rp 265.371.258.000 yang diperuntukkan kepada 60.338 penerima UMKM di Indonesia.

"Jumlah itu melebih jumlah kecamatan dan desa kelurahan se-Indonesia. Kami ingin tahu nama-nama penerima tersebut" tegasnya.

Dalam aksinya, massa gagal bertemu dengan satupun pejabat BUMN, termasuk Erick Thohir. Dengan demikian, massa mengancam akan menggelar aksi lanjutan hingga aspirasi mereka benar-benar didengarkan.

"Kami akan datang untuk aksi lagi beberapa hari ke depan dengan massa yang lebih banyak," tutur Ketua Umum IMANI, Parwandi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya