Berita

Sekjen AFC, Dato Windsor John/Net

Sepak Bola

Terdampak Virus Corona, AFC Tunda Kualifikasi Piala Dunia 2022

KAMIS, 05 MARET 2020 | 16:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dampak wabah virus corona akhirnya dirasakan sepak bola Asia. Pihak Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan secara resmi penundaan jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Berdasarkan jadwal awal, laga Kualifikasi Piala Dunia zona Asia dilangsungkan pada Maret dan Juni. Seiring putusan AFC, maka jadwal laga pada Maret digeser ke Oktober. Sementara jadwal laga pada Juni berubah menjadi November.

Otomatis perubahan jadwal ini berpengaruh terhadap Timnas Indonesia. Jadwal melawan tuan rumah Thailand pada 26 Maret mendatang ditunda ke 8 Oktober 2020.


Pun dengan laga menjamu Uni Emirat Arab yang semula dijadwalkan pada 31 Maret, kini berubah menjadi 13 Oktober 2020. Sementara pertandingan melawan Vietnam pada 4 Juni bergeser menjadi 12 November 2020.

“Ini adalah masa yang tidak terduga dan menantang. Tapi AFC bekerja tanpa lelah untuk memantau situasi, termasuk berbagai pembatasan perjalanan sambil terus-menerus berhubungan dengan member AFC, Liga, dan klub kami," ucap Sekjen AFC, Dato Windsor John, dikutip dari laman resmi PSSI.

Sebelum mengambil keputusan untuk menunda jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022, AFC telah melakukan emergency meeting dengan perwakilan beberapa negara Asia Timur dan Tenggara di Kuala Lumpur pada Senin (2/3). Hasilnya kemudian dikirim AFC melalui surat yang ditandatangani Dato Windsor John kepada sejumlah anggota, termasuk PSSI, pada hari yang sama.

Untuk diketahui, AFC tak hanya mengubah jadwal Kualifikasi Piala Dunia. Beberapa laga Liga Champions Asia pun ikut terdampak dan mengalami penundaan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya