Berita

Jubir Pemerintah khusus Corona, Achmad Yurianto/RMOL

Nusantara

Kemenkes Telah Periksa 446 Orang, 2 Positif Dan 10 Akan Diperiksa Ulang

RABU, 04 MARET 2020 | 23:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melakukan pemeriksaan terhadap 446 spesimen yang diduga suspect virus Corona baru atau Covid-19.

Jurubicara Pemerintah Indonesia untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 446 spesimen dari 446 orang yang diduga suspect Corona.

Data tersebut merupakan data terakhir pada Selasa (3/3) pukul 18.00 WIB.


Dari 446 spesimen tersebut, sebanyak 168 spesimen berasal dari 48 Rumah Sakit di 23 Provinsi.

Sisanya yakni sebesar 11 spesimen hasil tracing di Bali, kapal Word Dream sebanyak 188 spesimen dan kapal Diamond Princess sebanyak 79 spesimen.

"Dari Diamond Princess 69 plus 10 yang merupakan tim penjemput. Jadi tim penjemput juga kita periksa karena dia kan kontak langsung. Dia turun dari pesawat dia menuju ke kapal meskipun tidak masuk ke kapal dia melakukan seleksi ABK di pintu keluar kapal dan kemudian membawa menuju ke pesawat. Jadi harus kita lakukan pemeriksaan juga," ucap Achmad Yurianto kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (4/3) malam.

Dari keseluruhan spesimen yang telah diperiksa, sebanyak dua pasien yang positif Corona yang merupakan warga Depok, Jawa Barat yang kini di Isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Namun kata Yurianto, pihaknya masih mendalami terhadap 10 orang untuk dipastikan positif Corona atau tidak.

Kesepuluh orang tersebut terdiri dari sembilan orang yang di rawat di Rumah Sakit dan satu orang yang berasal dari Kapal Diamond Princess.

"Dua sudah jelas-jelas positif dan ada 10 yang coba akan kami dalami lagi. Saya gak berani mengatakan yang 10 ini positif ya, karena kita masih harus mendalami benar kasus ini," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya