Berita

Achmad Yurianto/RMOL

Kesehatan

Terima Laporan 10 Orang Kontak Fisik Dengan WN Jepang, Kemenkes: Mereka Khawatir Dan Ketakutan

RABU, 04 MARET 2020 | 21:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali mendapatkan sepuluh orang yang melakukan kontak fisik dengan WNA Asal Jepang yang menyebabkan dua warga Depok, Jawa Barat positif virus corona atau Covid-19.

Jurubicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, pihaknya telah mendapatkan telepon dari sepuluh orang yang mengaku sempat kontak fisik dengan WN Jepang di Klub dansa Amigos, Jakarta Selatan.

Kesepuluh orang tersebut, kata Yurianto, merasakan ketakutan lantaran sempat kontak fisik dengan WN Jepang yang positif corona ketika berada di Malaysia.


"Satu persatu kami tanya mereka tidak mengeluh sakit apapun yang jelas adalah mengeluh kekhawatiran, ketakutan, ini tetap kita lakukan tracing," ucap Achmad Yurianto di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).

Yurianto menambahkan, kesepuluh orang tersebut telah menyetujui untuk datang Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara dan dilakukan pemeriksaan.

"Sepuluh orang yang kontak telfon belum ketemu tetapi mereka sudah menyanggupi untuk dalam beberapa hari ini harapan saya sih sebenernya besok bisa datang ke tempat kami di RSIP Sulianti Saroso," ungkapnya.

Yurianto pun memprediksi masih banyak orang yang kontak fisik dengan WN Jepang yang positif corona.

"Kemudian masih akan ada lagi di kluster itu lebih dari 10 yang sudah kita lacak ini. Mudah-mudahan mereka semuanya negatif supaya tidak ada sub klusternya lagi, ini akan menjadi anak pinak kebawah," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya