Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo/Istimewa

Politik

Edhy Prabowo: Sekarang Bukalapak Sudah Jadi Nelayan

RABU, 04 MARET 2020 | 15:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Saat ini sudah ada perusahaan e-commerce yang resmi bergabung menjadi kelompok nelayan. Tak main-main, perusahaan tersebut adalah unicorn Indonesia, Bukalapak.

“Nelayan itu ya kita yang mengelola perikanan, baik itu pejabat bank yang memberi pinjaman, petugas KKP, termasuk Bukalapak. Kalau Bukalapak sekarang sudah mau turun ke sini (sektor Perikanan) itu luar biasa,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo saat Rakernis Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPUMUKP) di kawasan Ancol, Selasa malam (3/3).

Bukalapak sudah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BLU LPMUKP. Dengan itu, Bukalapak resmi menjadi mitra KKP, khususnya pelaku usaha dan UMKM untuk pemasaran produk-produk perikanan.


Nota kesepahaman diteken oleh Direktur LPMUKP Syarif Syahrial dan Co-founder Bukalapak, Fajrin Rasyid.

“Teman-teman (Bukalapak) ini adalah kelompok nelayan juga karena ikut ngurusin perikanan. Dan ini adalah sebuah kehormatan Bukalapak mau menengok kami di sini,” ujarnya.

Selain kepada Bukalapak, Menteri Edhy juga menyampaikan apresiasi kepada pendamping-pendamping LPMUKP yang telah membantu nelayan, pembudidaya, hingga pelaku usaha perikanan untuk mendapatkan modal usaha.

Edhy mengaku, LPMUKP adalah badan layanan usaha yang dia perjuangkan sejak menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI. Dialah yang selalu menentang pendapat bahwa kementerian sulit membuat BLU dengan alasan bermacam-macam.  

“Saya bilang, semua alat perlu membantu UMKM. (BLU) Ini wajib ada karena ke depan UMKM akan menghadapi tantangan berat. Tidak mustahil kaum-kaum ini akan termarjinalkan,” jelasnya.

Co-founder Bukalapak, Fajrin Rasyid juga menyambut antusias kerja sama ini. Menurutnya, Bukalapak memiliki 70 juta pengguna dan dikunjungi sebanyak 420 juta kali di setiap bulannya.

“70 juta pengguna Bukalapak yang tidak hanya tersebar di Indonesia, tetapi juga mancanegara seperti Singapura, Brunei Darussalam, Taiwan, Hongkong, Malaysia melalui BukaGlobal. Kami siap menyediakan platform, memberikan pendampingan agar siap jual, dan memperluas pasarnya hingga luar negeri lewat BukaGlobal,” tutur Fajrin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya