Berita

Ujang Komarudin/Net

Politik

Partai Yang Sudah Nyaman Dengan Kekuasaan Tidak Akan Mau PT 0 Persen

RABU, 04 MARET 2020 | 09:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keinginan untuk mematok ambang batas presiden atau presidential threshold (PT) dianggap akan memicu otoritarianisme partai politik.

Untuk itu, banyak pihak menyarankan agar PT dibuat serendah mungkin, kalau bisa bahkan sampai nol persen.

Dengan begitu kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin pemilu yang dihasilkan menjadi lebih lebih demokratis.


"Tapi tidak harus sampai 0 persen (PT) untuk mengatakan lebih demokratis," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (4/3).

Lebih lanjut, Ujang yakin partai politik di DPR tidak ingin PT menjadi nol. Dia sepaham bahwa mereka yang berkuasa sudah nyaman dan akan mempertahankan kekuasaan tersebut.

"Mana mau DPR yang isinya parpol-parpol yang sudah nyaman dengan kekuasaan, menurunkan PT hingga 0 persen," tuturnya.

Dia pun menyarankan agar PT diturunkan ke angka 5 persen agar lebih demokratis.

“Karena saat ini PT nya 20 persen,” demikian Ujang Komarudin.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya