Berita

Mela sadar dengan risiko sebagai petugas medis yang disiapkan untuk menangani pasien terjangkit corona/RMOLJabar

Nusantara

Jadi Garda Terdepan Hadapi Corona, Mela Sudah Siap Dengan Risiko Terburuk

RABU, 04 MARET 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepastian masuknya virus corona ke Indonesia disikapi dengan persiapan sejumlah tim medis di berbagai daerah. Bahkan, tim medis ini sudah siap dengan risiko ikut terpapar virus yang sudah menyebar di banyak negara di dunia.

Salah satunya adalah Melasari (36). Dia merupakan petugas medis yang akan menangani pasien corona di RSU dr Slamet, Garut.  

Mela, sapaan akrabnya, mengaku sudah mendapat pelatihan dan melakukan simulasi apabila nantinya ada pasien yang positif terjangkit corona. Mela jadi 'pasukan' garda terdepan dalam perang melawan wabah virus corona di Garut.


Mela sepenuhnya sadar, sebagai petugas medis, potensi ikut tertular sangat besar. Namun, dia mengaku sudah siap menghadapi risiko terburuk. Termasuk jika terpapar virus yang berasal dari Negara Tirai Bambu tersebut.   

Dia berdoa agar virus yang mulai menyebar dari Kota Wuhan di China itu bisa segera berakhir dan tidak terus menyebar.

“Saya berharap tentu tidak ada pasien. Tapi kami tetap menyiapkan diri. Apalagi status di Jabar sudah siaga satu. RSU dr Slamet juga jadi rujukan,” kata Mela di ruang isolasi RSU dr Slamet Garut, Selasa (3/3), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Mela mengaku tak gentar jika ada pasien terduga corona yang dirawat di RSU dr Slamet. Masalah fisik juga lebih dikuatkan dalam penanganan pasien nantinya.

“Keluarga juga sudah setuju saya ambil tugas ini. Sudah tahu risikonya seperti apa. Sudah jadi pilihan saya juga,” ucapnya.

Keyakinan Mela didukung kesiapan alat-alat bantu. Seperti baju alat pelindung diri (APD), masker N95, sarung tangan, dan sepatu boots. Selain itu, saat merawat pasien juga sudah ada prosedur yang disiapkan.

“Jangan sampai saya juga ikut terpapar. Makanya harus sangat memperhatikan APD yang dipakai. APD kan hanya satu kali pakai. Antisipasi agar tidak menyebar ke yang lain,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya