Berita

Direktur Eksekutif Government & Political Studies (GPS), Gde Siriana Yusuf/Net

Politik

Bagaimana Jika Ada Suspect Corona Tidak Inisiatif Ke RS Seperti Warga Depok?

SELASA, 03 MARET 2020 | 18:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah kurang cekatan dalam menangani warga yang suspect corona. Hal ini juga berkaca dari kasus yang menimpa dua warga Perumahan Studio Alam Indah, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, yaitu MD (64) dan NT (31).

Direktur Eksekutif Government & Political Studies (GPS), Gde Siriana Yusuf mengurai kekurangcekatan pemerintah tersebut. Menurutnya, berdasar pengakuan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kepada wartawan, disebutkan bahwa kedua pasien secara inisiatif pergi ke rumah sakit.

Ibu dan anak itu ke rumah sakit setelah batuk yang diderita tidak kunjung sembuh dan mendapat telepon dari rekannya, warga negara Jepang yang tinggal di Malaysia. WN Jepang ini sempat berinteraksi dengan korban saat berkunjung ke Jakarta.


WN Jepang mengabari bahwa mereka terjangkit corona dan sedang dirawat di Malaysia.  

“Dari penjelasan Kemenkes, terungkap bahwa dua pasien Covid-19 pertama yang dilaporkan RI karena telah ditelepon oleh pasien di Malaysia,” ujarnya kepada redaksi, Selasa (3/3).

“Inisiatif dua pasien di Depok ini lah yang akhirnya membuat pendeteksian berhasil,” sambung Gde Siriana Yusuf.

Dia mempertanyakan andai warga yang lain ada yang suspect corona dan tidak berinisiatif melapor. Pasalnya tidak ada pakem atau protokol resmi dari pemerintah dalam menghadapi wabah mematikan dari Wuhan, China tersebut.

“Jadi bagaiama jika ada pasien tidak inisiatif ke RS atau tanpa gejala?” tanyanya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya