Berita

Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto (kanan)/RMOL

Kesehatan

VIRUS CORONA

Direktur RSPI Tertawa Saat Ditanya Kabar Pasien Tidak Diberi Tahu Positif Corona

SELASA, 03 MARET 2020 | 17:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dua orang warga asal Depok, Jawa Barat yang dinyatakan positif virus corona baru atau Covid-19 dikabarkan sempat merasa tertekan lantaran tidak diberitahu tentang kondisi yang dialami. Termasuk, tidak ada pemberitahuan akan diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Menanggapi kabar pengakuan pasien tersebut, Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto mengatakan bahwa dirinya telah menanyakan perihal keluhan kedua pasien yang positif corona kepada pihak RSPI Sulianti Saroso, Jakut. Hasilnya, sang direktur yang ditanya tertawa dengan kabar tersebut.

"Saya juga ngecek ke direkturnya. Saya tanya, ya dia ketawa,” ujar Achmad Yurianto kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/3).


“Apa iya sih prosedur rumah sakit sekarang berubah, kan dari dulu seperti itu ada informed consent dan sebagainya, tanda tangan," sambungnya.

Yurianto membantah bahwa pasien tersebut tidak mengetahui kalau positif corona. Hal itu dikarenakan ketika pasien positif corona, maka akan dilakukan isolasi.

Bahkan, Yurianto memastikan pasien tersebut sudah mengetahui dan melakukan penandatanganan pada informed consent.

"Kalau dia tidak tahu bahwa dia positif, tidak mungkin dia mau masuk ke ruang isolasi. Ada informed consent, anda akan diperiksa, ini, nanti kalau hasilnya begini misalnya positif anda harus masuk ruang isolasi, setuju? Setuju tanda tangan," jelasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya