Berita

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja/Istimewa

Politik

Warga Kabupaten Bekasi Diduga Terkena Corona, Bupati Eka Supria: Masyarakat Tetap Tenang

SELASA, 03 MARET 2020 | 15:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, membenarkan soal adanya warga Kabupaten Bekasi yang diduga meninggal akibat virus corona. Tetapi, kejadiannya bukan berada di Kabupaten Bekasi.

“Ada warga Kabupaten Bekasi yang meninggal di Cianjur. Tetapi kita sedang memastikan apakah ini terkena corona atau tidak. Pada hari ini Dinas Kesehatan sudah saya suruh untuk mencari tahu lebih dalam lagi terkait warga kita. Karena memang kejadiannya di Cianjur, bukan di Kabupaten Bekasi,” jelas Bupati Eka, Selasa (3/3).

Sampai saat ini, ia menerangkan Kabupaten Bekasi masih bebas dari virus corona. Sehingga dia meminta masyarakat tetap tenang. Bila terdapat temuan ia meminta untuk menghubungi Call Center 112.


“Sampai saat ini di Kabupaten Bekasi belum ada terkait suspect corona, dan saya mengimbau kepada masyarakat kalau ada indikasi ke sana, cepat menghubungi call center 112," lanjut Eka, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.  

Dia menambahkan, "Nantinya akan kita jemput, akan kita tengok langsung. Dan kalau keadaannya terindikasi ke corona itu langsung, tidak lagi ke RSUD, melainkan langsung kita bawa ke RS Gatot Subroto dan RS lainnya yang sudah ditunjuk pemerintah di Jakarta.”

Sampai hari ini, kata dia, korban meninggal sedang berada dalam perjalanan dari Cianjur ke Kabupaten Bekasi. Kendati warganya ada yang terkena corona, dia belum menetapkan status siaga 1 virus corona untuk wilayah Kabupaten Bekasi.

“Harapan saya masyarakat tetap tenang, tidak cemas, tidak panik, kita akan selalu siap. Apabila diperlukan siaga 1 terhadap masalah ini. Nanti termasuk keluarga korban, akan kita periksa di Dinas Kesehatan,” tandasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya