Berita

Dubes Agus Maftuh

Politik

Berbarengan Dengan Penemuan Kasus Baru Virus Corona Di Arab, Seorang Jamaah WNI Alami Demam Tinggi

SELASA, 03 MARET 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang WNI jamah umrah asal Kuningan, Jawa Barat, menderita demam tinggi selama tiga hari dan belum ada penurunan.

Kabar tersebut tentu saja mengejutkan pihak Kedutaan Indonesia di Arab, sebab kabar demamnya WNI tersebut berbarengan dengan ditemukannya kasus virus corona pertama di Arab Saudi. Disebutkan warga Saudi itu diyakini terjangkit usai berkunjung ke Iran.

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, yang sedang memantau kepulangan jamaah umrah di Bandara Madinah langsung menelepon para petugas yang tersebar di semua titik-titik rawan untuk memastikan kabar tersebut dan memberikan pertolongan ke RS terdekat.


Melalui pesan teks kepada Kantor Berita Politik RMOL, Dubes Agus mengakui awalnya iya sempat panik. 

"Iya, sedang lembur memantau arus kepulangan jamaah dari bandara Madinah. Sempat kaget, namun, sekarang sudah lega karena WNI tersebut hanya demam biasa," ujarnya Selasa (3/3). 

Jamaah WNI yang diketahui adalah Ketua Komite Advokasi Hukum itu telah dibawa ke RS di Kawasan Faisaliyah Makkah dan telah mendapatkan penanganan medis. Pihak RS mendiagnosa WNI itu hanya panas biasa dan bukan karena terpapar virus korona.

"Saya minta jajaran diplomat untuk on selama 24 jam," urai Agus, sambil mengisahkan bagaimana ia dan jajarannya mengamankan 7 pesawat umrah yang terbang di saat krusial beberapa hari lalu.

Ia juga mengakui beberapa hari ini terus-terusan lembur seiring dengan diberlakukannya penghentian arus umrah ke Arab dan kasus virus corona.

"Kepulangan WNI sampai saat ini lancar. Masih ada sekitar 27 ribu lagi yang akan dipulangkan secara bertahap," terangnya.  

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya