Berita

Pabrik Masker/Net

Kesehatan

Merespon Lonjakan Permintaan , Sharp Mulai Produksi Masker Wajah

SELASA, 03 MARET 2020 | 06:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sharp berencana membuat masker di salah satu pabriknya di Jepang. Hal itu dilakukan merespon banyaknya permintaan akibat wabah virus corona yang kian meluas.
 
Pabrik Sharp yang akan digunakan untuk memproduksi masker terletak di Kameyama, Prefektur Mie. Di sanalah biasanya mereka memproduksi panel LCD besar dan memasang TV.

Pada akhir Maret 2020 ini, Sharp akan memulai produksinya dengan sekitar 150.000 masker per hari. Jumlah itu akan terus meningkat hingga 500.000 per hari, melansir The Verge.
Sharp, yang dimiliki Foxconn, belum menentukan harga atau rencana distribusi untuk masker tersebut.

Sharp, yang dimiliki Foxconn, belum menentukan harga atau rencana distribusi untuk masker tersebut.

Sebenarnya, masker wajah adalah pemandangan umum di Jepang. Masyarakat di sana selalu menggunakan masker di saat musim dingin. Kini masker menjadi benda yang wajib dimiliki untuk membantu mencegah penyebaran penyakit.

Saat ini masker menjadi barang yang sangat langka dan cukup mahal. Begitu juga dengan tisu dan kertas toilet.

Tapi, sejak wabah COVID-19 dimulai, sulit untuk menemukan masker dan barang-barang rumah tangga lainnya seperti kertas toilet. Beberapa negara di luar Jepang, di mana masker lebih jarang terlihat di toko-toko, penjual telah menaikkan harga di situs online.

Sementara itu, World Health Organization (WHO) menyatakan orang sehat hanya boleh memakai masker jika merawat seseorang yang diduga telah terinfeksi virus corona. Tapi, bagi orang dengan gejala, mereka dapat membantu memperlambat penyebaran penyakit dengan sering mencuci tangan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya