Berita

Ilustrasi penanganan virus corona/Net

Kesehatan

Corona Di Depok Adalah Pelajaran Pahit Pemerintah Yang Selama Ini Mengklaim Aman

SENIN, 02 MARET 2020 | 14:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Adanya dua warg Depok, Jawa Barat yang positif virus corona atau Covid-19 menjadi keprihatinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

Menurut anggota Komisi IX Fraksi Golkar, Darul Siska, dua korban tersebut harus benar-benar dipastikan sembuh.

"Saya kira tindakan pertama yang harus dilakukan, pemerintah menjamin dua warga negara kita yang suspect itu betul-betul sembuh,” ucap Siska di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (2/3).


Dalam kasus ini, kedua korban yang merupakan ibu dan anak terinfeksi usai kontak langsung dengan WN Jepang yang melakukan perjalanan dari Malaysia ke Indonesia di mana setelah kembali ke Malaysia, WN Jepang tersebut positif corona.

Dengan demikian, pihaknya pun menilai para petugas di pintu masuk Indonesia kebobolan dan tidak teliti saat adanya warga negara asing masuk ke Indonesia membawa virus berbahaya tersebut.

"Ini menjadi perhatian pemerintah bahwa mulai detik ini, jangan lagi pemeriksaan itu sampel-sampel, jangan random-random. Semua orang masuk di Indonesia harus betul-betul diperiksa dengan proses dan prosedur yang benar,” tegasnya.

Dengan adanya dua orang positif terjangkit virus corona ini menjadi pelajaran bagi pemerintah agar tidak menganggap enteng penyebaran virus tersebut.

“Ini pelajaran yang pahit buat Indonesia, selama ini kan kita merasa 'ah aman kok, Indonesia gak ada virus'. Nah ini peringatan buat semua petugas di bandara, pelabuhan. Semua orang yang masuk ke Indonesia, terutama dari luar negeri harus diperiksa satu per satu secara teliti,” tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya