Berita

Tauhid Ahmad/RMOL

Politik

Virus Corona Hentikan Ibadah Umrah, INDEF: Ini Force Majure, Tapi Berdampak ke Ekonomi RI

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 13:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintahan Arab Saudi telah menghentikan sementara izin visa untuk umroa dan kunjungan wisata ke Masjid Nabawi. Alasannya, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Salah satu negara yang diberikan tanda merah oleh Arab Saudi, alias negara yang dilarang mendatangkan warganya adalah Indonesia.

Hal ini menjadi sorotan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad.


Kebijakan yang diterapkan Arab Saudi, menurutnya, suatu hal yang wajar atas kejadian force majure atau fenomena yang terjadi diluar kehendak manusia.

"Kalau bicara kejadian ini kan force majure, luar biasa. Kita enggak bisa mengelak sesuatu yang di luar perkiraan awal," kata Tauhid saat ditemui di ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).

Tauhid Ahmad mengaku, sikap pemerintah Indonesia pun sudah tepat untuk menunda perjalanan umrah masyarakat.

Tetapi, jika kebijakan izin visa Arab Saudi ini berlangsung lama, diprediksi ekonomi Indonesia juga bakal terdampak.

"Tentu saja dampak ke domestik ada enggak? Ada. Domestik selain enggak bisa berangkat (umrah), tentu saja penerimaan ke travel agent dan ujungnya ke penerimaan negara," jelasnya.

Pada musim haji dan umrah, dijelaskan Tauhid, setiap travel agent bisa mendapatkan keuntungan mencapai 80 persen dari hari biasanya.

"Setelah (musim haji dan umrah) itu kosong, paket-paket pesawat yang sifatnya booking, pasti akan terimbas," tuturnya.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan bisa memastikan kompensasi terhadap jamaah umroh yang tidak jadi berangkat bisa ditanggung sepenuhnya oleh travel agent.

"Tour and travel memberikan kompensasi penting, soal uang yang ditaruh bisa dikembalikan ke jemaah. Yang mau berangkat, taunya batal karena corona itu akan mengalami kerugian," sebut Tauhid Ahmad.

"Ini juga menjaga jemaah kita terhindar dari penyakit pada akhirnya bisa mengurangi beban negara dalam mengurus," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya