Berita

Presiden PKS, Sohibul Iman, menyesalkan insiden pembakaran masjid di India yang ikut menelan korban jiwa/Istimewa

Politik

Soal Perusakan Masjid Di India, Presiden PKS: Ini Tak Sepantasnya Terjadi

JUMAT, 28 FEBRUARI 2020 | 10:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tragedi kemanusiaan yang menimpa umat muslim di India tak lepas dari pantauan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman, pun turut berduka atas insiden yang memakan korban tak berdosa dalam kerusuhan yang membuat satu masjid dibakar massa.

"Terkait tragedi di India tentu kami prihatin. Tentu kita menganggap bahwa kejadian ini tidak sepantasnya terjadi di era seperti ini. Terjadi sebuah sentimen yang luar biasa, sehingga menelan korban dan lainnya," ucap Sohibul Iman, melalui keterangannya, Jumat (28/2).

Di sisi lain, pemerintah India, khususnya kedutaan besar India yang ada di Jakarta, diminta harus mau belajar bagaimana umat beragama lain di Indonesia sangat dihormati oleh umat Islam.


"Kami berharap umat Islam di sana dihormati secara layak," imbuh dia, usai menjadi pembicara Kongres Umat Islam VII Majelis Ulama Indonesia di Pangkal Pinang.

Oleh sebab itu, kata Sohibul Iman, PKS mengimbau pemerintah Indonesia untuk melakukan komunikasi dengan Pemerintah India. Sehingga bisa didapat solusi dari masalah yang memicu protes umat Islam dunia tersebut.

"Bagaimana pihak India bisa mengatasi dan menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-sebaiknya," demikian Sohibul.

Diketahui, sebuah masjid di wilayah Ashok Nagar, timur laut Delhi, dirusak oleh gerombolan massa anarkis, Selasa (25/2). Mereka menaiki menara mesjid dan membuang pengeras suara untuk kemudian membakar bagian dalam masjid.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya