Berita

Masinton Pasaribu/RMOL

Politik

Jauh Sebelum Gibran Dicalonkan, Megawati Sudah Menegaskan PDIP Bukan Partai Keluarga

RABU, 26 FEBRUARI 2020 | 12:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri jengkel karena masih ada yang memaksakan anak untuk maju berkontestasi pada ajang pemilihan dianggap sebagai penegasan bahwa PDIP merupakan partai yang berbasis kader bukan keluarga.

Begitu yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu usai mengikuti acara pemusnahan barang bukti narkoba, di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (26/2).

Menurut Masinton, pernyataan Megawati terkait hal tersebut kerap disampaikan dalam setiap kesempatan pembekalan kader PDIP.


"Buat kami itu bukan hal yang baru. Dalam setiap pembekalan internal beliau menyampaikan. Jadi itu kira-kira. Itu dua tahun lalu sudah disampaikan bahwa ini PDIP partai terbuka bukan partai keluarga. Partai yang berbasis kader," tegas Masinton.

Dengan demikian, kata Masinton, tugas PDIP adalah menyiapkan kaderisasi yang baik dan terbuka bagi siapapun.

Ketua Relawan Demokrasi (Repdem) ini sekaligus menegaskan, status Joko Widodo sebagai Presiden tidak berpengaruh merubah kultur dan sistem yang telah diterapkan PDIP selama ini.

"Jauh sebelum Gibran Rakabuming Raka (putra Jokowi) dicalonkan, Bu Mega sudah menyatakan itu. Itu menegaskan bahwa PDIP partai kader, bukan partai keluarga. Jadi enggak ada kaitannya," demikian Masinton.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya