Berita

Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Pertemuan Golkar Dan PKS, Airlangga: Salah Satunya Bahas Pilkada

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 21:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Petinggi partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan pertemuan tertutup di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa malam (25/2).

Pertemuan yang berlangsung lebih dari 60 menit itu, membahas beberapa hal stretegis seperti agenda-agenda politik dan kenegaraan. Salah satunya, kemungkinan Golkar dan PKS berkoalisi dalam Pilkada serentak 2020.

“Beberapa hal termasuk di dalam Pilkada ada beberapa daerah yang antara PKS dan Golkar ada kerjasamanya. Nah tentu dengan silaturahmi ini banyak hal yang bisa dibicarakan,” kata Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto usai pertemuan.


Kendati demikian, Airlangga belum bisa menyampaikan berapa daerah yang nantinya Partai Golkar bakal berkoalisi dengan PKS. Pasalnya, kata dia, hal tersebut masih dibahas sekaligus diinfentarisir.

Disamping itu, Menteri Koordinator Perekonimian itu mengatakan, pertemuan juga membahas proses RUU Cipta Kerja dan RUU Perpajakan yang tengah berjalan di DPR.

Airlangga mengklaim, baik PKS dan Golkar bersepakat akan mengawalnya guna mendorong transformasi struktural perekonimian melalalui dua RUU tersebut.

“Tentunya berlandaskan tujuan untuk mereform perekonomian untuk kesejahteraan rakyat mengutamakan usaha-usaha kecil dan menengah dan juga berasaskan dalam koridor-koridor konstitusi dan juga dalam koridor kesejahteraan dan keadilan,” pungkas Airlangga.

Pertemuan ini, dihadiri oleh elite kedua partai antara lain dari PKS, selain Sohibul Iman, ada juga Sekjen PKS Mustafa Kamal, Jazuli Juawini, Adang Daradjatun dan Muzamil Yusuf.

Sementara Golkar, Ketum Airlangga didampingi oleh Sekjen Golkar, Lodewijk Frederick Paulus, Wakil Ketua Umum, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ahmad Doli Kurnia, Azis Syamsudin, Roem Kono, Nurul Arifin, Hetifah Sjaifudian, Rizal Mallarangeng, Ketua Bidang DPP Meutya Hafidz dan Aksa Mahmud.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya