Berita

Foto:Net

Politik

Nanti Malam, Presiden PKS Sambangi Ketum Golkar Untuk Membicarakan Titik Temu

SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 15:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M. Sohibul Iman kembali melanjutkan agenda silaturahim kebangsaan.

Nanti malam (Selasa, 25/2), Sohibul Iman dan rombongan akan mengunjungi DPP Partai Golkar dan akan diterima Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Sohibul Iman menyebut kunjungannya ke DPP Golkar dalam rangka merajut kebersamaan sebagai bagian dari entitas partai politik di Indonesia. Dia ingin agar masyarakat Indonesia bisa bergerak ke tingkat high trust society dengan ditandai adanya kepercayaan antarelemen bangsa.


"Kemarin di hadapan anggota DPR RI dan DPRD PKS se-Indonesia saya sampaikan bangsa ini masih di tingkat low trust society ditandai dengan seringnya perdebatan pada hal-hal yang sepele. Kita ingin menunjukkan bangsa ini bisa menuju high trust society dengan dicontohkan adanya kepercayaan antarparpol meski berbeda pilihan," urai Sohibul Iman dalam keterangannya, Selasa petang.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyebutkan, pilihan politik Partai Golkar dan PKS di level nasional saat ini berbeda. Golkar berada di dalam koalisi Joko Widodo-Maruf Amin, sementara PKS di luar pemerintahan.

"PKS meyakini meski berbeda secara politik di tingkat nasional, ada titik temu yang bisa kita bicarakan sebagai anak bangsa. Mencari titik temu alih-alih membesarkan perbedaan itulah yang harus jadi semangat seluruh elemen bangsa saat ini," papar Sohibul Iman.

Sekretaris Jenderal PKS, Mustafa Kamal menambahkan, silaturahim kebangsaan PKS akan terus digalakkan agar menjadi sebuah kebiasaan baik seluruh anak bangsa.

"Alhamdulillah silaturahim kebangsaan PKS juga diteruskan oleh teman-teman PKS di wilayah dan daerah dengan berkunjung ke semua lembaga, instansi, partai politik yang sama-sama ingin mewujudkan cita-cita nasional," ujar Mustafa.

Dijadwalkan, Hadir dalam kunjungan ke DPP Partai Golkar adalah Presiden PKS M. Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua TPP Pusat Chairul Anwar, Ketua Bidang Polhukam DPP PKS Muzzammil Yusuf, pimpinan Fraksi PKS DPR RI dan pimpinan lainnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya