Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani (kedua dari kiri)/RMOL

Politik

Jokowi Diisukan Akan Copot Beberapa Menteri, Puan: Ini Warning Untuk Semuanya

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 12:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju mengemuka, Presiden Joko Widodo dikabarkan akan mencopot menterinya yang tidak kompeten dan tidak menunjukkan kinerjanya secara maksimal dalam 100 hari kerja.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan, adanya pencopotan sejumlah menteri atau tidak hal itu merupakan hak prerogatif presiden sebagai kepala negara.

“Presiden yang memilih tentu saja presiden yang akan menilai, apakah pembantu presiden yang sudah dipilih melaksanakan kinerja sesuai dengan visi dan keinginan presiden atau tidak,” ujar Puan di gedung parlemen, Senayan, Senin (24/2).


Menurutnya, Jokowi akan memberikan keputusan yang terbaik untuk Indonesia meski harus mencopot para menterinya.

“Kalau pun bahwa dirasa ada hal hal yang kurang ya kembali lagi itu prerogatif presiden. Saya pahami bahwa presiden akan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” katanya.

Dengan adanya isu reshuffle kabinet, lanjut Puan, harus jadi peringatan bagi para pembantu Jokowi agar dapat bekerja lebih baik lagi.

“Ya ini warning untuk semuanya, dalam artian, sebagai orang yang telah terpilih, untuk bisa mewakili atau membantu presiden, dalam membangun bangsa dan negara ya harus bisa menunjukkan bahwa waktu 100 hari itu sudah selesai,” ujarnya.

“Belajar itu gak bisa terlalu lama, belajar itu harus cepat, dan kalau yang saya pahami presiden itu mau kerjanya cepat. Jadi mungkin harus lebih ngegas,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya