Berita

Soetrisno Bachir/Net

Politik

Soetrisno Bachir: Agenda Ekonomi Harus Jadi Fokus Utama KB PII

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 07:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PP KB PII) Periode 2019-2023 menyelenggarakan pelantikan pengurus, di Gedung Krida Bakti, Jakarta, Sabtu (22/2). Pelantikan dihadiri undangan dari berbagai utusan wilayah dan tokoh masyarakat.

Kepengurusan baru tersebut merupakan hasil Muktamar VI KB PII yang berlangsung di Yogyakarta pada November 2019, dengan Ketua Umum Nasrullah Larada, Sekjen Asep Effendi, dan Ketua Dewan Pertimbangan Soetrisno Bachir.

Ketua Umum KB PII Nasrullah Larada yang terpilih secara aklamasi untuk periode kedua mengatakan, sebagai komponen umat Islam, KB PII akan meneruskan peran organisasi sebagai perekat umat, menggalakkan peningkatan SDM melalui pendidikan, dan meningkatkan peran sosial melalui Lazis dan relawan penanggulangan bencana (Regana).


"Kader PII ada di mana-mana, peran sebagai perekat umat akan terus dilakukan KB PII," ujar Nasrullah.

Selain peran utama sebagai perekat umat dan pengembangan SDM, peran KBPII dalam dalam program sosial kemanusiaan melalui Lazis (Lembaga Amil, Zakat, Infak, dan Sodaqoh) dan relawan penanggulangan bencana (Regana). Dua bidang terebut akan menjadi ikon baru KB PII.

"Peran Regana sudah banyak diakui tapi belum ter-manage dengan baik. Program ini akan di-back up dengan keberadaan Lazis Catur Bhakti," tambah Nasrullah.

"Di bidang advokasi dan keadilan, KB PII sudah memiliki LBH Catur Bakti, tahun ini kita meluncurkan Lazis Catur Bhakti dan meningkatkan peran aktif Regana", katanya.

Sementara itu, Ketua Ketua Dewan Pertimbangan KB PII Soetrisno Bachir dalam arahannya meminta KB PII sebagai forum alumni PII tidak hanya berperan membantu peran PII saja, tetapi sudah mengambil peran besar dalam pembinaan umat.

Persoalan terbesar umat Islam menurut Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) ini adalah masalah ekonomi. Hal itu terjadi karena mindset umat selama ini lebih fokus pada politik. Akhirnya, dalam bidang politik umat Islam kalah berkompetisi, sementara di bidang ekonomi juga mengalami keterpurukan.

"Maka agenda ekonomi harus menjadi agenda utama umat. Dan KB PII harus menjadi penggerak utama," ujar mantan Ketum Umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Soetrisno Bachir juga memandang, soal utama mengapa umat Islam terpuruk di bidang ekonomi disamping karena terlalu fokus pada pertarungan politik juga karena persoalan mental dan cara pandang terhadap konsep takdir.

"Kita harus mengubah cara pandang tentang konsep takdir. Bahwa takdir itu kita yang menentukan. Jika kita lemah dalam bidang ekonomi, itu karena selama ini kita tidak pernah fokus membangun ekonomi," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya