Berita

Wasekjen PPP Ade Irfan Pulungan (tengah)/RMOL

Politik

Wasekjen PPP: Maksud Omnibus Law Baik

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 17:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Istilah Omnibus Law belakangan banyak digaungkan usai disampaikan Joko Widodo dalam pidato perdananya di DPR pasca terpiilih sebagai presiden periode 2019-2024.

Menurut Wasekjen PPP, Ade Irfan Pulungan, pada dasarnya maksud Omnibus Law baik. Sebab, banyak ketidakharmonisan sistem regulasi atau peraturan mulai dari UU, peraturan presiden (Perpres), peraturan menteri (Permen) hingga peraturan daerah (Perda).

“Selama ini banyak yang terjadi tumpang tindih, makanya ada keinginan dari Pak Jokowi untuk melakukan terobosan hukum,” kata Ade Irfan dalam diskusi media bertajuk 'Kontroversi Omnibus Law' di Kahmi Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/2).


“Saya melihat niatnya ini sangat baik, untuk memangkas kesemrautan,” tambah dia.

Kemudian, sambung Irfan, Omnibus Law bertujuan untuk memangkas birokrasi yang berbelit-belit dengan banyaknya peraturan. Ia memberi contoh, terkait masalah perizinan investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia, namun terbentur peraturan perundang-undangan maupun Perda.

“Makanya kemarin dikenal Indonesia itu obesitas regulasi, makanya kita ingin kurangi itu,” pungkas Ade Irfan.

Dalam diskusi ini, turut dihadiri oleh anggota komisi IV DPR RI fraksi PPP dan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR, Wasekjen PPP Ade Irfan Pulungan dan ketua tim Pokja Omnibus Law Kahmi Supardji Ahmad.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya