Berita

Achmad Baidlowi/Net

Politik

PPP Sayangkan Ada Salah Ketik Yang Substantif Di RUU Ciptaker

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah harus hati-hati dalam menyusun setiap rancangan UU. Jangan sampai ada rancangan yang menuai polemik di masyarakat karena tidak sesuai dengan hirarki perundangan.

Begitu kata Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidlowi menanggapi salah ketik dalam pasal 170 RUU Cipta Kerja.  

“Bahwa proses penyusunan draf RUU harus dilalukan dengan prinsip kehati-hatian dan kecermatan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” ujarnya di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2).


Dia mengingatkan bahwa UU 12/2011 juncto UU 15/2019 tentang Peraturan Perundang-undangan telah mengatur hirarki perundang-undangan, bahwa setiap ketentuan perundang-undangan tidak boleh bertentangan dengan peraturan di atasnya.

Artinya, dalam pasal 170 RUU Ciptaker yang memuat perihal Peraturan Pemerintah (PP) bisa membatalkan UU bertentangan dengan prosedur hukum.

“Karena itu kami menyayangkan jika ada kesalahan ketik yang substansinya melanggar UU. Tim dari pemerintah harus cermat,” katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya