Berita

Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dadang Kahmad/Net

Politik

Wingit Kediri, PP Muhammadiyah: Tahayul Harusnya Dikalahkan Logika Rasional

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang melarang Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kediri, lantaran ditakutkan bakal berpengaruh terhadap kekuasaan atau lengser, dinilai diskriminatif.

Pasalnya, masyarakat Kediri akan merasa dibedakan dengan masyarakat kota-kota lainnya yang dikunjungi Presiden Jokowi. Bahkan boleh jadi Jokowi tak akan pernah menyambangi Kediri.

Demikian disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dadang Kahmad, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/2).


"Menurut saya, kalau itu benar, patut disayangkan pernyataan itu karena diskriminatif. Kasihan masyarakat Kediri, karena tidak akan pernah dikunjungi kepala negara," ujar Prof Dadang Kahmad.

Menurut Dadang Kahmad, di era modern yang serbadigital ini seharusnya Pramono Anung selaku "tangan kanan" Jokowi bisa menghindari hal-hal yang berbau tahayul dan tidak masuk akal itu.

"Dalam zaman modern seperti sekarang ini, kepercayaan mistis dan tahayul sebaiknya dikalahkan oleh logika rasional dan konstitusional," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya