Berita

Ketum KNPI Haris Pertama/Net

Politik

Dinilai Abai Pada Konflik KNPI, Haris Pertama Layangkan Protes Ke Bupati Banggai

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 22:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Umum KNPI, Haris Pertama memprotes keras sikap Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, Herwin Yatim yang dinilai abai terkait konflik para pemuda di daerahnya.

Menurut Haris, sebagai kepala daerah, Bupati Banggai harus bisa melihat secara bijak terkait dengan konflik para pemuda yang tergabung dalam organisasi KNPI.

"Bupati Banggai kami anggap tidak becus dalam meredam konflik para pemuda di wilayahnya khususnya yang tergabung dalam wadah KNPI," kata Haris dalam keterangan persnya, Selasa 18/2).


Lebih lanjut, Harus menyayangkan adanya pernyataan bahwa Ketua KNPI harus dari para perangkat kerjanya seperti camat dan pejabat lainnya. Ini pernyataan yang menunjukan bahwa pejabat publik tidak pandai.

"Ini bodoh bukan tentang kinerja, tapi abai dalam menghadapi konflik pemuda," ujar Haris.

Haris menantang apa yang dikatakan Bupati terkait Ketua KNPI harus dari perangkat kerja pemerintah kabupaten. Dia mengaku siap mengadu data. Karena yakin bupati itu tidak mengerti tentang KNPI.

"Mungkin pernah jadi pengurus, tapi belum tentu memahami situasi kepemudaan yang ada," ungkapnya.

Kekesalan Haris semakin memuncak tatkala bupati itu menyebut bahwa KNPI yang sah adalah KNPI Fajri. Padahal jelas secara administrasi bahwa KNPI di bawah komandonya adalah yang sah berdasarkan hasil Kongres Bogor.

"Berikan kepada saya bukti-bukti. Kita adu data, saya siap dipertemukan dengan Bupati Banggai," tantang Haris seraya menyayangkan pemuda Banggai di pecah belah oleh Bupati.

Haris menyesalkan sikap Herwin yang merupakan kader PDIP yang notebene adalah partai yang identik dengan wong cilik. Sudah sepatutnya Herwin menjadi bapak bagi anak-anak muda di Banggai.

"Saya selama ini hidup harmonis dengan rekan-rekan partai apalagi partai PDIP partai penguasa. Dalam struktur pengurus saya banyak kader muda PDIP. Kemarahan saya karena keangkuhan dan kesombongan bupati," tegasnya.

Haris menambahkan bahwa sikap Bupati Banggai bagian dari intervensi dunia kepemudaan di dalam KNPI dengan menunjuk anak buahnya atau orang pilihannya sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Banggai.

"Harusnya bupati tahu KNPI ini tidak bisa digunakan jadi alat politik untuk kepentingan dia dalam Pilkada, akan rusak pemuda Banggai nantinya," tandas Haris.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya