Berita

AHY dan SBY/Net

Politik

Syarief Hasan: Jika Daerah Menghendaki, Tentu SBY Ikhlas Demokrat Dipimpin Anak Muda

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 15:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilihan ketua umum Partai Demokrat terbuka bagi semua calon, termasuk anak muda seperti Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mekanismenya, kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Syarief Hasan, sesuai dengan AD/ART yang berlaku. Artinya, seluruh daerah akan memilih siapa pengganti SBY pada kongres yang akan digelar pada Mei mendatang.

Dengan kata, potensi AHY akan menjadi suksesor SBY akan berjalan alami. Di mana kader di daerah yang akan menentukan calon ketua umum. Dalam hal ini, tentu SBY akan mengamini siapa saja yang terpilih dalam kongres.


“Ini kan hak suaranya kan kebanyakan di daerah, di DPD sama DPC. Kalau mayoritas memilih, tentu Pak SBY akan dengan ikhlas memberikan kepemimpinan itu kepada yang lebih muda,” ujar Syarief di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2).

Syarief membantah bahwa AHY merupakan calon tunggal. Sebab masih ada peluang bagi kader lain dalam bursa caketum Demokrat. Hanya saja, saat ini yang paling menonjol adalah putra sulung SBY itu.

“Belum dinyatakan (calon tunggal). Saya bilang saat ini baru dia yang (menonjol),” katanya.

Adapun syarat yang harus dipenuhi calon ketua umum Partai Demokrat adalah pernah menjadi calon pengurus di DPP Partai Demokrat.

“Ya harus ada prestasi dong, latar belakang, integritas, loyalitas, pengabdian selama ini di partai demokrat, sudah pernah menjadi pengurus DPP Partai Demokrat. Itu kan juga menjadi pertimbangan,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya