Berita

M. Taufik/Net

Politik

Cuma Dua Nama, Pimpinan DPRD: Tidak Perlu Pakai Fit And Proper Test

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 03:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah mengalami penundaan sebanyak tiga kali, Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI untuk membahas draf Rancangan Peraturan Daerah Tata Tertib (Raperda Tatib) periode 2019-2024 akhirnya dilaksanakan pada Senin (17/2).

Rapimgab akan dilanjutkan Selasa (18/2) untuk membahas lebih jauh terkait mekanisme pemilihan calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik, menjelaskan bahwa Rapimgab termasuk akan memutuskan mekanisme voting dan sesi tanya jawab dalam proses pemilihan Cawagub, yakni apakah akan dilaksanakan secara terbuka atau tertutup.

"Mayoritas sudah oke, tinggal tambahan terkait tanya jawab, terbuka atau tertutup," kata Taufik.

Selain itu, yang masih menjadi pertanyaan dikalangan anggota dewan sampai hari ini adalah soal uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap kandidat pendamping Gubernur Anies Baswedan.

Menanggapi hal tersebut, Taufik menegaskan bahwa adanya fit and proper test sesungguhnya tidak lagi diperlukan mengingat hanya ada dua cawagub yakni Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Ketika calon lebih dari dua, boleh diuji (fit and proper test) supaya didapatkan dua calon. Kalau sudah dua ya ukur saja otaknya, siapa yang bego siapa yang pinter," tandasnya. 16Mun


Populer

UPDATE

Selengkapnya