Berita

Wapres RI, Maruf Amin saat hadiri acara Worksho nasional PPP beberapa hari lalu/RMOL

Politik

Bela Maruf Amin, PDIP: Pak Wapres Jalan Terus Tapi Kurang Terpublikasi

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam survei Indobarometer, publik merasa kurang puas dengan kinerja Wakil Presiden Maruf Amin sebesar 37,5 persen dan 49,6 persen mengaku puas.

Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menilai kurang populernya Maruf Amin lantaran Joko Widodo masih mendominasi dan mantan Rois Am PBNU itu juga dianggap jarang turun ke masyarakat.

Seakan membantah pernyatan Saleh Daulay, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan menyampaikan justru Maruf Amin sering turun ke publik namun jarang terpublikasi media.


“Pak Maruf kan jalan terus, cuman kan bisa saja kurang terpublikasi. Enggak mungkin Wapres di kantor terus, merem,” ujar Trimedya di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (17/2).

Trimedya juga meminta publik untuk tidak meragukan fisik beliau, meski sudah lanjut usia, Maruf Amin memiliki catatan medis baik dan tidak ada masalah.

“Kan orang mengaitkan sering enggak muncul itu dia sakit, waktu menjadi Cawapres itu kondisi kesehatannya baik, dan dia belum ada pantangan. Mungkin jauh lebih muda daripada dia ada pantangan,” katanya.

Saleh Daulay juga menilai kinerja Maruf Amin kalah dibandingkan sejumlah menteri di kabinet Indonesia Maju, salah satu seperti Erick Thohir.

Trimedya mengatakan bahwa setiap jabatan memiliki perannya masing-masing untuk Abah Maruf fokus pada menjaga pluralisme di Indonesia sehingga tidak begitu populer.

“Semuanya ada perannya, kalau Erick Thohir populer kan wajar, tugas dia berat membenahi BUMN, yang selama ini juga BUMN ini dianggap jadi bancakan parpol, Erick kan termasuk yang berani melakukan itu, kemudian dia terkenal ya wajar,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya