Berita

Saleh Daulay/Net

Politik

Kepuasan Terhadap Maruf Amin Rendah, Saleh Daulay: Jokowi Masih Mendominasi

SENIN, 17 FEBRUARI 2020 | 11:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam survei IndoBarometer disebutkan kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Presiden Maruf Amin rendah, hanya sebesar 37,5 persen.

Angka tersebut jauh dibandingkan Jusuf Kalla saat masih menjabat Wapres, yang meraih tingkat kepuasan publik 53,3 persen.

Menanggapi hasil survei ini, anggota Wakil Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyebut wajar jika kepuasan publik terhadap Maruf Amin lebih rendah. Sebab Jokowi masih mendominasi dalam sejumlah kegiatan pemerintah.


“Maruf Amin memang masih belum kelihatan peran strategisnya dalam melaksanakan program pemerintah,” ujar Saleh Daulay kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (16/2).

Saleh Daulay bahkan membandingkan eksitensi Maruf Amin di hadapan publik dengan sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju.

“Kalau mau jujur, Maruf Amin bisa jadi lebih jarang muncul dibandingkan dengan beberapa menteri yang ada. Katakanlah, seperti Menteri BUMN, Menteri PUPR, Pertanian, Perhubungan, dan lain-lain. Mungkin karena memang Maruf tidak terlibat langsung dalam eksekusi program-program yang ada,” jelasnya.

Menurut aktivis muda Muhammadiyah ini, Ketua MUI nonaktif tersebut tidak banyak menghadiri acara-acara seremonial di daerah. Hanya segelintir acara yang dihadiri Maruf Amin, salah satunya yang berkaitan dengan bidang keagamaan.

“Kalau yang sifatnya seremonial dalam bidang pembangunan fisik dan infrastruktur, keikutsertaannya masih tergolong sedikit,” katanya.

“Mungkin sudah bagi tugas dengan presiden. Saya dengar, salah satu tugas wakil presiden adalah fokus dalam bidang program deradikalisasi. Kalau itu, tentu porsinya sangat sedikit,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya