Berita

Mark Zuckerberg/Net

Dunia

Bantah Rusak Demokrasi, Mark Zuckerberg: Facebook Terima Regulasi Negara

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 11:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

CEO raksasa sosial media Facebook, Mark Zuckerberg mengakui status platformnya sebagai penyedia konten. Karena itulah, dia menilai bahwa Facebook harus menerima beberapa bentuk peraturan negara.

Hal itu dia kemukakan pada Konferensi Keamanan Munich akhir pekan ini. Itu adalah pertemuan tahunan tingkat tinggi para politisi, diplomat serta spesialisasi keamanan.

Dikabarkan The Guardian (Minggu, 16/2), dalam kesempatan tersebut, Zuckerberg berupaya menghilangkan gagasan bahwa perusahaannya telah merusak demokrasi atau melemahkan tatanan sosial.


Zuckerberg mengatakan, dia mendukung regulasi negara di empat bidang yang mencakup pemilihan, wacana politik, privasi dan portabilitas data.

"Kami tidak ingin perusahaan swasta membuat begitu banyak ekuitas sosial penyeimbang-keputusan tanpa proses demokratis," tegas Zuckerberg.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya