Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Wapres: Sampaikan Aspirasi Umat Dalam Bingkai Kebangsaan

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 23:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Presiden Maruf Amin menyebut perjuangan menyampaikan aspirasi umat bukan sebuah pekerjaan mudah. Namun, meski sulit, tetap harus bisa disampaikan dalam bingkai kebangsaan.

Hal ini disampaikan Maruf Amin saat menghadiri acara Workshop Nasional Fraksi PPP DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2).

Di hadapan ratusan kader PPP, Ketua MUI nonaktif tersebut menyampaikan, dalam memperjuangkan aspirasi umat bukanlah tugas ringan.


“Cuma saya berharap bahwa dalam menyampaikan aspirasi itu tetap berada dalam bingkai kebangsaan dan kenegaraan kita, dalam bingkai kesepakatan nasional,” ujar Maruf Amin di lokasi.

Menurutnya, Indonesia dibangun berdasarkan kesepakatan nasional. Bukan atas kesepakatan kelompok tertentu.

“Bangsa ini dibangun, atas dasar ittifaaqot wathaniyah, berdasarkan mitsaaqol wathon, Pancasila adalah kesepakatan nasional. Pancasila adalah titik temu kalimatun sawaa,” urainya.

“NKRI adalah kesepakatan nasional, karena itu saya menyebut negara ini sebagai negara kesepakatan. Ada yang menyebutnya daarussuluh, ada yang menyebutnya daarul ahdi wal syahada, tapi saya lebih suka menyebutnya daar miitsaaq,” tambahnya.

Atas dasar kesepakatan itu, maka antarumat beragama, lanjut Maruf, harus dapat berdampingan dan harus saling melindungi satu sama lain.

“Oleh karena itu aspirasi yang kita perjuangkan harus dalam bingkai miitsaaq wathoni, ini bagian hubbul wathon minal iman,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya