Berita

Menkes terawan Agus Putranto/RMOL

Nusantara

Menkes Terawan: WNI Yang Selesai Karantina Di Natuna Boleh Nonton Java Jazz

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 19:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

285 Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani proses observasi dan karantina usai dipulangkan dari Wuhan, China bisa langsung berbaur dengan masyarakat.

Bahkan, ia berkelakar para WNI itu dipersilakan jika ingin menonton Java Jazz yang rencananya bakal digelar 28 Februari 2020 mendatang.

"Silahkan mau berkerumun, mau lihat Java Jazz juga boleh ya. Kan mau ada Java Jazz," kata Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (15/2).


Semua peserta observasi telah tiba di Jakarta sore ini sekira pukul 15.39 WIB. Mereka kemudian diserahkan ke pemerintah daerah untuk dipulangkan ke daerah masing-masing langsung hari ini juga. Tapi, memang beberapa ada juga yang meningap. Semisal, mereka yang harus pulang ke Daerah Papua.

"Tadi Pemda yang jemput ketemu saya. Tadi komisi 9 juga ikut jemput," katanya.

Selain 238 WNI, lima orang Tim Aju dari KBRI Beijing, kemudian 42 orang penjemput juga ikut dilakukan obsevasi.

Diketahui ada perubahan data yang dirilis pemerintah. Sebelumnya diketahui WNI yang pulang dari China dua pekan lalu sebanyak 238 orang. Pemerintah menyebutkan, total orang yang menjalani proses karantina di Natuna sebanyak 285.

Mereka berasal dari 238 WNI yang ada China, 5 petugas KBRI dan 42 crew yang berasal dari kabin pesawat penjemput maskapai Batik Air dan juga beberapa petugas dari unsur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Kesehatan dan juga TNI.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya